Definisi dan prinsip kerja sistem rem
(sumber : yotube simon,2022)
A. Definisi Sistem Rem
Sistem pengereman adalah mekanisme pada kendaraan yang berfungsi untuk memperlambat, menghentikan, atau menahan kendaraan agar tetap diam melalui gesekan antara komponen rem dan roda. Sistem ini merupakan salah satu sistem keselamatan utama (active safety) pada kendaraan. Rem bekerja dengan mengubah energi kinetik (energi gerak) kendaraan menjadi energi panas melalui proses gesekan pada komponen pengereman.

(sumber : willycar.com,2020)
Hukum yang berlaku pada sistem rem hidrolik adalah Hukum Pascal dimana tekanan yang diberikan pada suatu zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar.
B. Fungsi Sistem Rem

- Mengurangi Kecepatan (Deselerasi): Mengatur dan mengurangi laju kendaraan sesuai kebutuhan pengemudi.
- Menghentikan Kendaraan: Menghentikan pergerakan kendaraan secara efektif dan aman pada jarak yang aman.
- Menahan Kendaraan (Rem Parkir): Menjaga kendaraan agar tidak bergerak ketika parkir atau saat berhenti di tanjakan/turunan.
- Menjaga Stabilitas: Menjaga stabilitas dan kenyamanan saat deselerasi.
- Mencegah Kecelakaan: Memberikan kontrol penuh kepada pengemudi.
- Mengatur Kecepatan Menurun: Berperan dalam mengontrol kecepatan saat menuruni bukit, dibantu dengan pengereman mesin.